Perkuat Sinergi, BRMP Kalsel dan Pemprov Kalsel Kejar LTT Padi
BANJARBARU (brmp-kalsel) – BRMP Kalimantan Selatan mengikuti Rapat Koordinasi Luas Tambah Tanam (LTT) yang bertempat di Aula Kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan pada Kamis (26/02/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ir. H. Syamsir Rahman, MS dan dihadiri oleh Penanggung Jawab LTT Provinsi Kalimantan Selatan sekaligus Direktur Hilirisasi Hasil Hortikultura, Freddy, S.TP., MSc M.P.S., Ph.D, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan 13 kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan.
Dari Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Selatan sendiri diwakili oleh Ketua Tim Kerja Pendampingan Program Wilayah 1 dan 2 (Retdiyano A. Suwardana S.T.,MSi dan Hendra Satiawan, S.Sos) serta Ketua Tim Kerja Penerapan dan Diseminasi (Harun Kurniawan, SPt, MSi)
Dalam arahannya, Ir. H. Syamsir Rahman, MS menegaskan bahwa pencapaian target LTT memerlukan sinergi dan kolaborasi yang kuat antara Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, penyuluh pertanian, serta pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya langkah konkret dalam menindaklanjuti berbagai kendala di lapangan, mulai dari kesiapan lahan, ketersediaan sarana produksi, hingga dukungan pendampingan teknis kepada petani.
“Koordinasi yang solid dan respons cepat terhadap permasalahan di lapangan menjadi faktor utama dalam memastikan target LTT dapat tercapai sesuai yang ditetapkan,” ujarnya.
Sementara itu, , Freddy, S.TP., MSc., M.P.S., Ph.D selaku Penanggung Jawab LTT Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan bahwa target LTT yang ditetapkan oleh Kementerian Pertanian pada bulan Maret 2026 sebesar 42.119 hektar. Untuk mencapai target tersebut, beberapa strategi yang harus segera dilaksanakan yaitu Inventarisasi seluruh potensi lahan di masing-masing kabupaten/kota, Identifikasi lahan yang belum dilakukan pertanaman, termasuk lahan bera dan lahan potensial, analisis kebutuhan dan permasalahan dilokasi, menyusunan langkah percepatan berbasis data dan kondisi riil di lapangan.
Pertemuan ini menjadi momentum penguatan komitmen bersama dalam mendukung program swasembada pangan nasional melalui optimalisasi luas tambah tanam di Kalimantan Selatan. Dengan kolaborasi lintas sektor dan pendampingan intensif, Provinsi Kalimantan Selatan optimistis dapat memenuhi target LTT bulan Maret 2026.(/ras)